KOI138 Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mengatakan timnya seharusnya bisa bermain lebih baik pada laga kontra AC Milan dalam laga Liga Italia 2025/2026 di Stadion San Siro,KOI138 Milan, Senin dini hari WIB, di mana Nerazzuri kalah 0-1.
"Kami bermain buruk, tidak rapi dan kurang efektif," ujar Chivu, dikutip dari laman Inter Milan.
Menurut juru taktik asal Rumania itu, salah satu kelemahan terbesar Inter saat menghadapi AC Milan adalah lini depan.
Biasanya, Chivu melanjutkan, aliran permainan Inter berpusat di sektor serang. Akan tetapi, lini depan Inter saat bersua AC Milan tidak diisi duo penyerang andalan mereka, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram yang masih berkutat dengan cedera.
Oleh karena itu, Chivu mengandalkan striker belia Ange Bonny (22 tahun) dan Francesco Pio Esposito (21 tahun) dari awal sampai akhir laga.
"Permainan kami selalu berawal dari kerja para penyerang, yang kurang maksimal pada pertandingan ini. Namun, saya tetap senang karena dua penyerang muda kami melakukan apa yang mereka bisa," tutur pria berusia 45 tahun itu.
Baca juga: Menang derbi della madonnina, Milan dekati Inter
Chivu mengakui kekalahan dari Milan pada laga derbi selalu mengecewakan. Akan tetapi, dia meminta para pemainnya untuk segera melupakan hasil buruk tersebut.
Bagi Chivu, yang terpenting adalah Inter tidak kehilangan fokus pada setiap laga yang tersisa. Mereka tinggal memiliki 10 pertandingan terakhir di liga musim ini dan Chivu tidak ingin skuadnya terpeleset.
"Kami harus melanjutkan progres positif. Kami masih berada di puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin, tetapi harus terus meningkatkan intensitas," tutur dia.
Inter Milan takluk 0-1 dari rival sekota, AC Milan, setelah sang lawan melesakkan gol lewat Pervis Estupinan pada menit ke-35.
Meski kalah, berdasarkan catatan Liga Italia, Inter Milan menguasai pertandingan tersebut dengan 62 persen penguasaan bola.
Akan tetapi, dominasi tersebut tidak terlihat di aspek percobaan tembakan, di mana Inter hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran. Sementara itu, AC Milan mempunyai dua tembakan akurat dengan satu di antaranya menjadi gol.
Walau begitu, hasil tersebut belum mengubah situasi di klasemen sementara Liga Italia 2025/2026. Inter Milan masih di puncak klasemen dengan 67 poin dari 28 pertandingan, sementara AC Milan ada di peringkat kedua dengan 60 poin dari 28 laga.
Baca juga: Klasemen Liga Italia: Inter tetap di puncak meski dikalahkan Milan
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:politik)
- ·SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
- ·Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- ·Persija Jakarta gagal tempel Persib usai ditahan imbang 2
- ·Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita
- ·Persis Solo jaga asa bertahan setelah kalahkan Persik 2
- ·Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- ·Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- ·Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate
- ·PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- ·Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- ·Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
- ·Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
- ·Borneo tekuk Arema 3
- ·Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- ·Borneo tekuk Arema 3
- ·Pesan Umuh jelang Persib hadapi Persebaya di Surabaya
- ·Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- ·Prabowo sebut sikap non
- ·Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang














